KEARIFAN LOKAL ATASI MASALAH PERKOTAAN

Standard

Permasalahan sosial, khususnya di perkotaan, sudah sangat mengkhawatirkan. Sangat mengkhawatirkan karena begitu banyaknya masalah sosial yang muncul di perkotaan sehingga membuat masyarakat tidak aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas mereka. Hal itu terjadi karena semakin menipisnya kearifan lokal di perkotaan, sehingga tidak ada lagi filter yang bisa meredam munculnya masalah sosial itu.

Sebenarnya permasalahan sosial ini tidak hanya terjadi di perkotaan. Tetapi di daerah-daerah pedesaan juga muncul masalah sosial. Namun mengapa masalah sosial di perkotaan justru begitu banyak bahkan sudah sulit untuk diselesaikan, hal ini selain hilangnya kearifan lokal juga karena sudah hilangnya upaya pembangunan sosial di tengah-tengah masyarakat. Hilangnya pembangunan sosial ini mengakibatkan masyarakat tidak lagi memiliki harga diri, kepercayaan diri dan semangat untuk mengubah hidup menjadi lebih baik.

Lihat saja contoh nyata dalam masyarakat kita, dulu orang-orang tua kita pada masa 1970-an atau 1980-an, walau makannya hanya sekali sehari dan hidup apa adanya, bahkan serba kekurangan, tetapi disebut sebagai keluarga miskin mereka tidak mau. Tapi sekarang coba lihat, ada masyarakat yang makan bisa dua kali bahkan tiga kali sehari, tetapi kalau tidak disebut sebagai keluarga miskin mereka marah. Lihat saja saat penyaluran dan Bantuan Lansung Tunai (BLT) ada masyarakat yang mau membakar kantor desa karena tidak didaftarkan sebagai keluarga miskin.

Hal di atas terjadi karena semakin menipisnya kepercayaan diri masyarakat, hilangnya harga diri dan tidak ada kepercayaan diri untuk memperoleh hidup yang lebih baik. Ini adalah bukti permasalahan sosial itu muncul karena minimnya pembangunan sosial dan mental masyarakat.

Semestinya kota yang sehat adalah kota yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya, sehingga mampu menghasilkan kehidupan yang berkualitas dari berbagai aspek teknis sosial ekonomi dan budayanya, namun pada kenyataannya permasalahan telah mewarnai kawasan perkotaan saat ini. Permasalahan itu antara lain tingginya tingkat urbanisasi, tumbuh kembangnya lingkungan kumuh, lingkungan yang semrawut,  serta terbatasnya lapangan pekerjaan.

Permasalahan tersebut telah mengakibatkan dampak sosial dan berdampak pada kesehatan warga masyarakat kawasan perkotaan. Sedangkan berbagai permasalahan kesehatan warga perkotaan antara lain munculnya penyakit manular, baik yang disebabkan oleh pola hidup masyarakat maupun lingkungan yang tidak sehat seperti gizi buruk, tuberkolosis, tumbuh kembangnya penyakit manular seksual seperti HIV dan lain-lain.

Permasalahan sosial dan penyakit manular di perkotaan seakan tidak berkurang, meskipun telah banyak program strategis dan dana yang besar dikeluarkan untuk mengatasinya. Hal tersebut bila dicermati terjadi karena belum optimalnya koordinasi dan fasilitasi program baik di tingkat pusat maupun di daerah. Semua masalah menjadi sangat penting untuk difasilitasi dalam bentuk regulasi kebijakan oleh pemerintah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s