Mengenal Korea dari Karya Sastra 1

Standard

Korea2

Korea saat ini sudah tidak bisa dipandang sebelah mata oleh masyarakat dunia, termasuk masyarakat Indonesia. Beberapa tahun belakangan ini Korea menjelma menjadi salah satu negara yang kuat di Asia. Tidak hanya melalui industri teknologi atau industri pertahanan (senjata) tetapi Korea juga dikenal melalui ekspansi besar-besaran industri kreatifnya. Dari sisi industri kreatif, dunia perlu mengakui bahwa negara yang masih sibuk dengan perang saudara ini sudah mencuri hati pemuda-pemudi di berbagai belahan dunia, seperti Jang Nara yang kabarnya album perdananya sudah terjual sebanyak 400 ribu kopi di seluruh dunia, Kwon Boa yang disebut-sebut sebagai Queen of K-Pop nya Korea atau pemuda lucu Park Jae-sang (Psy) yang di Indonesia terkenal dengan Gangnam Style nya itu.

Bertolak belakang dari kesuksesan gelombang Korea (Hallyu atau Korean Wave), karya sastra Korea belum mengikuti kisah sukses gelombang budaya popular Korea itu. Menurut beberapa catatan, Sastra Korea adalah jenis sastra yang ditulis dan berkembang di Korea. Periode kesusastraan Korea dibagi menjadi dua periode, klasik dan moderen. Tradisi tulis awal dimulai dari zaman purba dengan didapatnya bukti-bukti epigraf yang diukir di dinding-dinding makam kuno. Pada zaman Kerajaan (37 SM-985 M), dikarenakan pengaruh budaya Tionghoa, orang Korea mulai menulis dengan aksara Tionghua.

Sastra klasik dihasilkan berdasarkan pandangan dan kepercayaan religius seperti ajaran Budha, Kong Hu Chu dan Tao. Para sarjana dan ilmuwan Korea pada zaman kuno mendalami bahasa dan tulisan Tionghoa. Sastra klasik ditulis menggunakan aksara Tionghoa. Para pembaca karya sastra di Korea pada zaman ini merupakan rakyat kelas atas. Umumnya mereka menikmati karya-karya sastra Tiongkok klasik.

Dalam sastra klasik Korea dikenal Hyangga dan Goryeo Gayo atau Lagu Goryeo. Hyangga adalah jenis syair yang ditulis dalam aksara Tionghoa dengan sistem idu. Hyangga yang merupakan karya sastra silla dicirikan dengan batasan-batasan formal yang bisa tersusun atas atas 4, 8, atau 10 bait. Syair 10 bait paling digemari, dengan struktur 4-4-2. Tema hyangga sebagian besar adalah mengenai Buddhisme. Goryeo gayo mempunyai bentuk khusus yakni byeolgok. Goryeo gayo dibagi dalam dua jenis yaitu dallyeunche dan yeounjanche. Dallyeonche tersusun atas satu bait sementara yeonjanche tersusun atas banyak bait. Tema-tema Goryeo gayo umumnya menceritakan tentang kehidupan manusia dan keindahan alam. Selain bentuk di atas juga dikenal Sijo yang berkembang pada zaman Joseon dan menjadi sangat digemari kalangan masyarakat umum. Ada juga gasa yang muncul dan berkembang pesat pada zaman Joseon, terutama pada kalangan bangsawan.

Sementara itu sastra modern Korea dimulai saat sastra klasik berakhir yaitu pada saat runtuhnya Dinasti Joseon dan zaman sastra moderen dimulai. Periode ini disebut Gaehwa gyemong (Pencerahan) dimana setelah setelah peristiwa Reformasi Gabo pada tahun 1894, bermunculan sekolah-sekolah barat dan media cetak yang menerbitkan karya sastra yang lebih bebas dan tidak terikat aturan seperti karya sastra klasik. Genre puisi baru dinamakan sinchesi dan gaya puisi bebas dinamakan jayusi. Awal perkembangan sastra moderen erat kaitannya dengan pengaruh doktrin dari barat dan agama Kristen akibat meningkatnya kontak dagang dan ekonomi. Sastra moderen menjadi semakin pesat semenjak meluasnya penggunaan aksara Hangeul. Hangeul sangat bermanfaat meningkatkan melek huruf rakyat. Genre novel baru (sinsoseol) ditulis dalam aksara hangeul menikmati kepopulerannya pada masa itu.

(Bersambung…)

(Ditulis Oleh Azwar Sutan Malaka, seorang pecinta karya sastra.)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s