Pernyataan Sikap PBNU atas Aksi 4 November 2016

Standard
Pernyataan Sikap PBNU atas Aksi 4 November 2016

ribuan-massa-ormas-islam

Sumber gambar: Republika Online/Yasin Habibi

Beberapa tokoh  dari berbagai organisasi Islam menyerukan kepada umat Islam untuk hadir dalam aksi Sejuta Umat pada 4 November 2016, yang akan dimulai di depan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat menuju Istana Negara. Aksi tersebut dilakukan dalam rangka mendesak Pemerintah untuk memberikan hukuman kepada Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) atas sikapnya yang dianggap melecehkan agama Islam.

Sementara itu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah memberikan tanggapan tentang rencana Aksi Bela Islam II yang akan dilaksanakan 4 November 2016 itu. Aksi yang merupakan aksi lanjutan atas dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok (Basuki Tjahaja Purnama). PBNU menyampaikan beberapa pernyataan sikap yaitu:

1. Mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa, pererat tali silaturahim antarkomponen masyarakat, karena berpecah adalah musuh utama dari ukhuwah. Ukhuwah adalah modal utama kita di dalam membangun suatu tatanan masyarakat yang aman, damai, adil dan makmur. Jaga ukhuwah wathoniyah dan ukhuwwah basyariyah, agar Indonesia terbebas dari ancaman perpecahan.

2. Kepada seluruh pengurus NU dan warga NU, untuk secara proaktif turut menenangkan situasi, menjaga agar suasana yang aman dan damai tetap terpelihara dan tidak ikut-ikutan memperkeruh dengan provokasi dan hasutan. PBNU melarang penggunaan simbol-simbol NU untuk tujuan di luar kepentingan sebagaimana menjadi keputusan jamiyyah NU.

3. Mengimbau kepada aparat kepolisian untuk segera melakukan tindakan dan langkah, sesuai dengan prosedur hukum dan perundangan yang berlaku agar dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat dengan tanpa mengabaikan asas praduga tidak bersalah. Upaya ini harus dilakukan guna menghindarkan terjadinya hal-hal yang cenderung menimbulkan kegaduhan dan anarki.

4. Kepada para pihak yang hendak menyalurkan aspirasi dengan berunjuk rasa, PBNU mengimbau agar tetap menjaga akhlakul karimah dengan tetap menjaga ketertiban, menjaga kenyamanan lalu lintas dan dapat menjaga keamanan masyarakat demi keutuhan NKRI.

5. Mari tengadahkan tangan mohon petunjuk dan berdoa, semoga Indonesia selalu diberi kesejukan dan kedamaian dalam perlindungan, penjagaan dan pertolongan dari Allah SWT.

Sikap itu dibacakan oleh Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj, berisikan lima butir pandangan serta imbauan dengan ditandatangani empat pimpinan PBNU. Empat pimpinan itu di antaranya Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Sekjen Helmy Faishal Zaini, Rais Aam Ma’ruf Amin, dan Katib Aam Yahya C Staquf.

(sumber Republika Online)http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/fatwa/16/10/29/ofsjra385-ini-isi-lengkap-sikap-pbnu-soal-demonstrasi-4-november-2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s