Tag Archives: Sastra Indonesia

TERPIKAT MITOS

Standard
TERPIKAT MITOS

thumb-350-688916

Sumber gambar: https://wall.alphacoders.com

Catatan Atas Novel Cindaku Karya Azwar Sutan Malaka[1]

Oleh: Muhammad Mihradi[2]

NOVEL CINDAKU, karya Azwar Sutan Malaka, berkisah tentang si tokoh “Salim” dalam menjalani lorong kehidupannya dengan segala “asam” getirnya. Salim, anak Celek, orang sakti dizamannya. Celek  saat itu dinilai “jahat”: tukang pelet dan tukang santet. Sebenarnya, kata jahat itu sendiri harus diletakkan dalam tanda petik. Karena Celek, panggilan dari Sutan Said, berlaku demikian diproduksi oleh lingkungan. Celek produk dendam. Ibunya meninggal terbunuh dan adiknya dinodai oleh pasukan pusat—yang tengah mengatasi pemberontakan pasukan lokal[3] di depan matanya. Read the rest of this entry

Advertisements

Pak Dulah

Standard
Pak Dulah

Pak Dulah. Sebenarnya nama aslinya adalah Sucipto. Tetapi semenjak bergabung dengan Partai Padi Bulan dia memakai nama hijrah Abdullah dan orang-orang sering memanggilnya Pak Dullah. Tentang pergantian nama itu, Sucipto mengatakan, namanya tidak cocok dengan partai barunya. Makanya kepada salah seorang pengurus pusat partainya dia minta saran nama apa yang bagus untuknya.Setelah menerima masukan dan pertimbangan yang matang akhirnya Sucipto mengganti namanya dengan Abdullah.

Read the rest of this entry